Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan

teknologi Innespace Seabreacher, 'Lumba-lumba' yang Bisa Terbang

Kendaraan ini hidup di tiga alam, bisa sebagai speedboat, kapal selam, sekaligus pesawat terbang.
Kendaraan berbentuk lumba-lumba ini bernama Innespace Seabreacher.


http://websstrangest.com/wp-content/uploads/2009/09/dw3-2b.jpg

Kendaraan sepanjang 5 meter ini bekerja dengan mesin 1500 cc, yakni setara dengan kekuatan 260 tenaga kuda. Kokpitnya kedap air sehingga bisa menyelam.

Saat berfungsi sebagai speedboat, ia dapat melaju dengan kecepatan 80 km/jam di permukaan air, dan saat menyelam di dalam air, kecepatannya jadi 40 km/jam. Di udara, ia dapat terbang hingga ketinggian 5,4 meter.

http://elitechoice.org/wp-content/uploads/2008/07/seabreacher_03.jpg

http://images.gizmag.com/gallery_lrg/seabreacher-0.jpg

http://images.gizmag.com/gallery_lrg/seabreacher.jpg

Mesin yang digunakan adalah mesin jet tunggal, yang mengontrol gerak dan kemudi. Kontrol berada pada dua pedal kaki yang terdapat di kokpit. Dengan kontrol itu, aliran air bisa diarahkan ke kanan atau ke kiri secara bergantian.

Jika kontrolnya diarahkan ke bawah, maka buntutnya akan naik, dan hidung ‘lumba-lumba’ ini turun dan mulai menyelam. Saat menyelam, sirip punggungnya dapat menarik udara dari permukaan air dan menyuplai oksigen pada mesin.

http://www.fantastic-plastic.com/StingerSPFX1.jpg

Di sirip bagian kiri terdapat kontrol manual untuk mengatur manuver. Jika sirip ini dimiringkan ke depan, kapal akan masuk lebih dalam ke dalam air.

http://io81.com/wp-content/uploads/2010/10/008interior.jpg

Di kokpit terdapat dua tempat duduk yang dilengkapi dengan GPS, tempat iPod, dan pengeras suara, Layar LCD di bagian depannya menayangkan pemandangan dari kamera yang dipasang pada sirip punggungnya, sehingga berfungsi sebagai periskop digital.

Seabreacher dijual di seabreacher.com dengan harga Rp695 juta.

Sumber

Jepang Olah Tinja Manusia Jadi Makanan

Mitsuyuki Ikeda, ilmuwan asal Okayama Laboratory yakin bahwa banyak protein bagus di dalam kotoran manusia yang bisa dimanfaatkan. Untuk itu, ia mencari cara untuk mengekstraknya, mencampurnya dengan saus steak, dan berhasil membuat kotoran itu menjadi makanan.


http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/04/22/88619_mos_premium_wagyu_burger_300_225.jpg

Orang mungkin bertanya-tanya apa alasannya melakukan hal itu. Tetapi ternyata, alasan utamanya adalah permintaan dari pemerintah Tokyo sendiri.

Sebagai informasi, Tokyo saat ini kewalahan dengan lumpur selokan bawah tanah, dan satu-satunya cara untuk mengatasinya selain dengan membuang ke laut adalah dengan memakan ‘kotoran-kotoran’ tersebut.

Saat diteliti, Ikeda mendapati bahwa lumpur itu penuh dengan protein karena banyaknya konten bakteria di sana. Setelah dikombinasikan dengan peningkat reaksi dan menempatkannya di mesin ajaib yang disebut ‘exploder’, akhirnya steak buatan berhasil dibuat.

Lumpur kotoran itu mengandung 63 persen protein, 25 persen karbohidrat, 3 persen vitamin yang larut dalam lemak, serta 9 persen mineral. Adapun steak buatan yang dihasilkan pun warnanya juga merah, jadi konsumen tidak akan mengetahui bahwa yang akan ia makan merupakan tinja olahan.

“Dari uji pertama, orang-orang yang sudah mencobanya menyebutkan, rasanya seperti daging sapi,” sebut Ikeda, seperti dikutip dari Digital Trends.

Menurut Ikeda dan rekan-rekannya, cara ini merupakan solusi sempurna untuk mengurangi jumlah limbah dan emisi dari perut. Namun sayangnya, masih ada kekurangan dari solusi yang ditawarkan Ikeda. Biaya untuk memproduksi ‘Daging’ buatan itu 10 sampai 20 kali lebih mahal dibandingkan dengan harga daging sapi sungguhan.


Sumber

Pranav Mistry, Si jenius Penemu 6'th Sense Technology

Teknologi terbaru ini dinamai 6'th Sense Technology atau Teknologi Indera Keenam. Penemunya seorang jenius asal India yang juga seorang insinyur terkenal lulusan MIT (Massachusetts Institute of Technology) bernama Pranav Mistry.

Pranav dengan jenius telah menciptakan alat yang memadukan gerak tubuh (gesture) dengan dunia komputasi digital. Dengan teknologi ini kita bisa melakukan apa pun tanpa harus mengunakan alat yang berbeda dan tanpa harus berada di depan komputer.

Ide awal penemuan teknologi ini adalah bagaimana kita tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan gampang tanpa harus membawa banyak peralatan digital seperti kamera, ponsel, ataupun laptop, sekaligus dapat terhubung secara online terus menerus untuk menerima dan mencari informasi.


[pranav hand[4].jpg]

Seperti yang didemokan oleh Pranav, dengan teknologi tersebut dia mampu menelpon hanya dengan telapak tangan tanpa ponsel, memotret hanya dengan ujung jari tanpa kamera, melihat resensi buku, melihat delay pesawat pada ticket, membuka akses internet atau Google pada selembar kertas, membaca koran dengan animasi online, dan bahkan transfer data atau teks hanya dengan menjumput dan memasukkannya ke monitor komputer.


6'th Sense Technology


1. Kamera
Webcam menangkap obyek di depan dan melakukan tracking terhadap gerakan tangan user. Data dikirimkan ke smart phone.

2. Tanda jari berwarna
Pada jari terdapat tanda berwarna merah, kuning, hijau, dan biru yang membantu kamera menangkap gerakan tangan. Namun pada perkembangan teknologi ini Pranav Mistry telah menciptakan algoritma pengenalan gerak tubuh sehingga kelak tidak lagi diperlukan tanda berwarna pada jari tersebut.

3. Proyektor
Sebuah proyektor yang menggunakan LED (light emiting diode) menampilkan data yang dikirim dari smart phone ke sembarang permukaan di posisi depan user. Bisa tembok, kertas, tangan, atau orang. Saat ini Pranav sedang merancang membuat proyektor laser agar ketajamannya lebih tinggi.

4. Smart Phone

Sebuah smart phone yang terkoneksi ke Web akan memproses data video dengan menggunakan algoritma pencitraan untuk mengidentifikasi obyek. Sebuah software khusus lain melakukan searching di Web untuk ‘menterjemahkan’ gerakan tangan.


Lalu bagaimana cara kerjanya?

Patty Maes, sang dosen Pranav menjelaskan bahwa cara kerja perangkat tersebut berdasar image and character recognition (pengenalan gambar dan karakter).

Alat utama yang digantungkan di dada terdiri dari webcam, proyektor mini, cermin, dan smart phone. Sedangkan pada ujung jari telunjuk dan jempol kedua tangan dipasang colored cap (tanda berwarna), yang terdiri dari empat warna berbeda, merah, hijau, kuning dan biru.

Kamera berfungsi mengenali gambar, wajah, atau teks, sekaligus mengenali gerakan perintah kedua ujung jari telunjuk dan jempol.

Proyektor digunakan untuk menampilkan interface (sebagai pengganti monitor) sekaligus menampilkan data-data tertentu yang akan diproyeksikan ke sembarang media mulai dinding, kertas, hingga telapak tangan.

Sedangkan smart phone digunakan untuk komunikasi suara dan akses data dengan Web.

[logo sixth sense[4].jpg]

Menurut Patty perangkat teknologi ini masih berupa prototype, dan biaya pembuatannya tidak lebih dari US$350. Jika rencana produksi secara masal terwujud hampir pasti harganya jauh lebih murah dengan disain yang lebih simpel dan futuristik.

Mengapa dinamai 6'th Sense Technology? Masih menurut Patty karena perangkat ini dikendalikan berdasarkan gerakan tubuh kita seakan-akan melengkapi lima indera yang lain. Itulah alasannya.

Silahkan simak video berikut, yang mungkin dapat membuat Anda lebih kagum.

Hoverbike, Motor Terbang Bukan Lagi Sekedar Mimpi

Motor bisa terbang? Konsep itu bukan lagi khayalan atau hanya bisa disaksikan di layar televisi, motor terbang kini benar-benar nyata. Salah satunya lewat tangan Chris Malloy yang telah berhasil menciptakan sebuah motor terbang yang diberi nama Hoverbike.


http://www.hover-bike.com/images/hoverbike_imgp2470_small.jpg

Berbekal mesin 4 stroke berkapasitas 1.170 cc, motor terbang yang memiliki dua baling-baling sebagai pengganti roda ini mampu menyalurkan tenaga hingga 80 kW dan terbang hingga ketinggian 10.000 kaki.

Ketika diudara, Hoverbike yang dibangun Malloy selama dua tahun diakhir pekan ketika libur bekerja ini sanggup melesat hingga kecepatan 150 knot atau sekitar 278 km perjam seperti dilansir hover-bike.

Motor terbang yang dapat mengangkut satu pengendara ini dibuat dari rangka yang terbuat dari serat karbon yang diperkuat dengan bahan kevlar yang ringan namun kuat.

Prinsip kerja baling-baling yang mengantikan peran roda ini ternyata tidaklah rumit. Menurut Molley, motor terbang ini dibangun dengan mengikuti prinsip yang dipakai helikopter Chinook dengan rotor tandem. Kedua rotor baling-baling berputar dengan arah yang saling berlawanan untuk melenyapkan efek torsi dari kedua rotor.

Sementara untuk pengendalianya, Hoverbike pun tampil layaknya motor pada umumnya. Setiap pengendalian dapat dilakukan dengan stang kendaraan mau maju atau mundur. Grip sebelah kanan bertugas untuk meningkatkan daya dorong, sementara grip kiri mengontrol sudut kontrol motor untuk gerak maju, naik atau mundur.

Untuk fitur keamanannya, Malloy mengatakan dia akan menaruh dua parasut di motor tersebut untuk berjaga-jaga andai baling-baling motor itu mengalami kerusakan ketika diudara.

Dengan dimensi 3x1,3x0,55 m (PxLxT) dan berat 105 kg, Hoverbike Malloy mengklaim motor terbangnya mampu terbang hingga 148 km dengan 30 liter bensin yang mengisi tangkinya. Bila menggunakan bensin di tangki sekunder, maka motor akan dapat menjelajah jarak yang lebih jauh lagi.

Malloy berharap dirinya mampu memproduksi massal motor terbang ini minimal 100 unit pertahun dengan harga sekitar US$ 40 ribu atau sekitar Rp 340,7 jutaan. Bila harga bisa diturunkan lagi, Malloy malah yakin akan ada 1.000 unit Hoverbike yang terjual pertahunnya.

Menurut Malloy, motor ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari usaha pencarian dan penyelamatan bila terjadi bencana atau kecelakaan, survei udara, syuting film, inspeksi saluran listrik dan militer atau layanan darurat.

Untuk membantu para pemiliknya dari hambatan regulasi untuk bisa terbang, Hoverbike bisa digolongkan sebagai kendaraan ultralite, yang berarti bahwa tidak akan memerlukan lisensi pilot untuk menerbangkannya.

http://www.hover-bike.com/images/hoverbike_imgp4143_small.jpg


http://www.hover-bike.com/images/hoverbike_imgp3845_small.jpg


http://www.hover-bike.com/images/hoverbike_imgp2614_small.jpg


http://www.hover-bike.com/images/hoverbike_img_0627_small.jpg


Sumber

10 Teknologi Karya Anak Bangsa Yang Membuat Bangga Indonesia


Namanya terilhami dari mamalia khas Sulawesi, Anoa tampilannya tidak kalah dengan buatan Eropa. Kelahirannya disiapkan untuk mewujudkan kemandirian di bidang alutsista oleh Departemen Pertahanan dan PT Pindad. Panser beroda 6 ini mampu melaju hingga kecepatan 90 Km/jam. Mampu melompati parit selebar satu meter dan menanjak dengan kemiringan sampai dengan 45 derajat. Panser ini dilapisi baja anti peluru yang apabila diberondong dengan AK47 atau M-16 dijamin tidak akan tembus.

Pesawat Gatotkaca N-250


Pesawat ini adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli IPTN (Sekarang PT. Dirgantara Indonesia) Diluncurkan tahun 1995. Kode N artinya Nusantara, menunjukan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia atau bahkan Nurtanio, yang merupakan pendiri dan perintis industry penerbangan di Indonesia. Pesawat ini diberi nama Gatotkaca dan primadona IPTN merebut pasar kelas 50-70 penumpang.

KRI-Krait-827


Kapal perang ini merupakan hasil saling tukar ilmu antara TNI AL lewat fasharkan (Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan) Mentigi dan PT Batan Expressindo Shipyard (BES), Tanjung Guncung. Dikerjakan selama 14 Bulan dan 100 % ditangani oleh putra-putri Indonesia. Berbahan baku aluminium, bertonase 190 DWT dengan jarak jelajah sekitar 2.500 Mil. Dilengkapi dengan radar dengan jangkauan 96 Nautical Mil (setara 160 Km) dengan system navigasi GMDSS area 3 dengan kecepatan terpasang 25 Knots.

Smart Eagle II (SE II)


Merupakan Prototype pertama UAV (Unman Aerical Vehicle) yang dibuat PT. Aviator Teknologi Indonesia guna kepentingan intelegen Indonesia. SE II menggunakan mesin 2 tak berdiameter 150cc, mampu terbang hingga 6 Jam. Dilengkapi dengan colour TV Camera. Mampu beroperasi dimalam hari dengan menggunakan Therman Imaging (TIS) kamera untuk opsi penginderaannya.

 Mobil Arina-SMK


Mobil ini dirancang menggunakan mesin sepeda motor dengan kapasitas mesin 150cc, 200cc dan 250cc. Konsumsi bensin hanya 1 liter untuk 40 km. Panjang 2,7 meter, lebar 1,3 meter dan tinggi 1,7 meter sehingga bisa masuk jalan dan gang yang sempit. Dinamakan Arina-SMK karena pembuatannya bekerja sama dengan Armada Indonesia (Arina) dengan siswa-siswa SMK.

Senjata baru buatan Indonesia

Patutlah Kita Bangga Terhadap Indo Yang Sedang Maju Di bidang Militer


Chip Asli Buatan Indonesia



Chipset Wimax Xirka, sebuah chip yang dibuat oleh orang Indonesia asli, Bukan usaha mudah memang membuat chip dengan kompleksitas yang cukup tinggi. Xirka yang dikawal beberapa engineer Indonesia ini mulai dikembangkan pada 2006.

Chipset ini terdiri dari dua spesifikasi, yakni Chipset Xirka untuk Fixed Wimax dan Chipset Xirka untuk Mobile Wimax. Untuk fixed wimax telah diluncurkan pada Agustus tahun ini. Sedangkan mobile wimax rencananya diluncurkan pada quartal keempat 2009.

Produk asli buatan Indonesia ini diluncurkan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Kusmayanto Kadiman. Beliau menjelaskan, seluruh komponen di dalam Xirka merupakan buatan Indonesia. Operator yang memberikan layanan Wimax wajib menggunakan Xirka.

PC TABLET WAKAMINI

Wakamini adalah komputer tablet seratus persen buatan Indonesia dengan harga yang bisa dijangkau siapapun, Rp3.599.000.
Dari sisi layarnya, desain komputer tablet lokal ini tergolong unik yang dapat diputar 180 derajat, berukuran 10 inchi dan memiliki empat varian warna; coklat, merah, hitam dan biru.
Sistem operasinya menggunakkan Windows 7 Home Premium dan Ultimate, dengan layar sentuh.
Wakamini dibekali dengan prosesesor Intel Atom N450 berkecepatan 1,66 Ghz,RAM (Random Access Memory) sebesar 1 GB DDR2, Ruang penyimpanan 250 GB, sedangkan bobotnya 1,35 KG dengan Wifi “4 in 1″ card reader dan 1,3 MP Webcam dengan batrai berdaya tahan tiga jam.

Tablet pc zyrex wakatobi mini 963

Sementara Wakatobi berukuran lebih mungil dan didesain untuk anak-anak, hanya 8,9 inchi. Desain layarnya juga unik, demikian pula harganya yang cukup menarik Rp2,999.000 per unit atau termurah di kelasnya.

Tapi berbeda dari saudaranya, Wakatobi tidak mendukung fitur multi touch.
Prosesor Wakatobi adalah Intel Atom N270 berkecepatan 1,6 Ghz, dengan RAM 1 GB DDR2. Bobotnya hanbya 1,25 kg.

ROBOT TEMPUR

Lembaga Pengkajian Teknologi (Lemjitek) TNI AD, Karangploso, Kabupaten Malang, mampu menciptakan robot tempur.


prototype robot tempur ini sudah beberapa kali diujicobakan,dan mampu menempuh jarak hingga 1 km dari pusat kendali. ”Ukurannya 1,5 m kali 0,5 m dengan berat sekitar 100 kg. Robot ini memiliki mesin penggerak dua roda,dan mampu mengangkut beban hingga sekitar 150 kg, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 60 km/jam,” terangnya. Robot yang diciptakan pada tahun 2009 dan belum memiliki nama ini, digerakkan dengan tenaga listrik dari dua baterei yang tersimpan di dalam bodi robot.

Dua baterei ini memiliki kekuatan 36 volt yang berfungsi untuk penggerak, dan 12 volt untuk sistem kontrolnya. Gunawan mengaku, kondisi robot ini belum sepenuhnya sempurna karena baru selesai proses perakitannya, kemungkinan masih sekitar 70-80% dari kondisi ideal yang diinginkan.

PELURU KENDALI


Walaupun, roket RX-420 masih jadi pertimbangan Departemen Pertahanan, apakah mampu menjadi salah satu senjata penangkal di darat yang dapat diandalkan sehingga, Indonesia tidak memerlukan armada kapal atau senjata perang lainnya, selain faktor biaya yang dominan besar.

ide produksi rudal dalam negeri mulai tercetus tahun 2005. Dana sebesar Rp 2,5 miliar digelontorkan untuk proyek pembuatan rudal pada tahun itu, dan bila itu terwujud Dephan akan menggandeng PT Pindad Indonesia, pabrik senjata dalam negeri yang melakukan penelitian hulu ledak kaliber 122 milimeter.

Saat ini, LAPAN telah berhasil meluncurkan roket dengan kekuatan jarak tempuh 100 kilometer, dan memiliki kecepakatan luncur awal 4 kali kecepatan suara


sumber

Aimec, Robot Pengganti Anak di Rumah

Tidak mempunyai anak maupun hewan peliharaan tak lantas membuat sepasang suami istri asal Inggris ini kecewa. Dengan latar belakang sebagai pembuat mainan, Tonny Ellies dan istrinya, Judie kemudian menciptakan sebuah robot rumah yang berperan menjadi 'anak' mereka.


http://img.thesun.co.uk/multimedia/archive/01105/robotmain_1105252a.jpg

"Temui keluarga abad 21," kata pria berusia 54 tahun itu sambil menepuk bahu robot Aimec. Ya, Aimec adalah robot anak dengan tinggi sekitar 120 cm.

Aimec atau Artficially Intelligent Mechanical Electronic Companion 3 ini memang diciptakan dengan sikap seperti manusia. Bahkan ia cukup pintar untuk membuat lelucon, mendengkur ketika saat tidur dan menggeliat ketika bangun.

Tak hanya itu, robot ini terhubung dengan internet melalui konektivitas nirkabel yang memungkinkannya mencari hal yang tidak ia mengerti.

Ia juga terhubung dengan peralatan rumah tangga sehingga bisa menyalakan televisi, lampu dan segala barang elektronik lainnya.

Selain bisa mendeteksi suara, Aimec dengan satu matanya mampu berjalan di atas roda sesuai peta rumah ataupun mengikuti seseorang.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZP2RbRvax1vWl-bs_ukDJkQjx6NXrkYQNZz3V7Jo37dPwcIvVYmuKs1ic-zr5hzmE2od2LuOJiIvLXkzksD91AMydzkr4IYik7npOJEImeWSNYonLCf4BhrzhD8_DDsdAEtY7Ry173pg/s1600/aimecDC-285.jpg

Ellis yang telah lama menciptakan mainan mekanik dan digital yang telah dinikmati jutaan anak di seluruh dunia ini berharap prototipe Aimec bisa menjadi robot komersial pertama yang terjangkau dan bermanfaat di rumah.

"Sepuluh tahun lagi setiap rumah akan memiliki robot. Mereka akan membantu memotong rumput, memasak, membersihkan rumah dan pekerjaan lainnya," tutup Ellies sambil mengatakan robotnya akan tersedia di toko-toko dengan harga sekitar USD 256 atau sekitar Rp 2 jutaan.


Sumber

Ini Dia Perpustakaan Paling Canggih di Dunia

Kalau Anda ke perpustakaan yang ada di Chicago Unversity mungkin akan tercengang dengan 2 hal, pertama gedungnya yang berbentuk sebuah kubah dan memanfaatkan 100% sinar matahari sebagai sumber penerangan.

Kedua, anda pasti bingung, kok yang katanya perpustakaan tapi Anda tidak bisa menemukan satu buku pun di perpustakaan ini. 




Disebut dengan Joe and Rika Mansueto Library, perpustakaan ini mungkin akan menjadi perpustakaan tercanggih saat ini karena semua koleksi buku mereka disimpan di dalam tanah. Sedangkan untuk meletakkan dan menaruh buku semuanya dikerjakan dengan komputer dan robot.

Tempat penyimpanan buku tersebut terletak di dalam tanah dengan tingggi ruangan setara dengan 5 lantai dan semua buku disimpan dalam rak raksasa. Totalnya ada sekitar 3,5 juta buku.

Semua buku disimpan dalam sebuah wadah yang bisa menyimpan 100 buku dan wadah tersebut (total 35.000 wadah) akan diletakkan di rak raksasa tersebut dimana sebuah robot akan mengambil dan meletakkan buku berdasarkan sistim barcode.

Untuk meminjam buku anda bisa melakukannya secara online melalui komputer dan buku akan keluar ke meja khusus dalam waktu sekitar 5 menit saja.

Cara ini tentu saja bukan hanya lebih mudah dalam hal meletakkan dan mengambil buku tetapi sekaligus bisa hemat ruang sehingga menurut si pembuat, gudang buku ini bisa menyimpan 7 kali lebih banyak dibandingkan perpustakaan dengan ukuran yang sama.

Keren? Tentu saja karena perpustakaan ini menghabiskan dana sekitar US$ 81 juta dollar (sekitar Rp. 800 milyar).

Ingin tahu kenapa nama perpustakaannya Joe and Rika Mansueto Library? Itu karena Joe Mansueto dan Rika Yoshida yang merupakan alumni dari Chicago University adalah yang menyumbang uang sebesar US$ 25 juta makanya untuk rasa "terima kasih", perpustakaan ini diberi nama dengan nama mereka. 







Teknologi Kuno Bangsa Indonesia Yang Menakjubkan

Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Kali ini Indonesiatop.blogspot akan menulis beberapa teknologi kuno nenek moyang Indonesia.

1. Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur



Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah.

Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.

Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal.

Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan.

Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.


2. Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa


Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.

Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.

Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.

Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. "Mereka mengaku keturunan Jawa," kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.

Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13.

Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata "Jung" digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.

Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.

Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis.

Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini.


3. Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam


Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau.

Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya.

Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).

Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat.

Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius.

Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.

Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua.


4. Benteng Keraton Buton: Arsitektur bangunan untuk pertahanan


Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur.

Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara.

Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri.

Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Benteng ini menunjukkan betapa hebatnya ahli bangunan nenek moyang kita dalam membuat teknologi bangunan untuk pertahanan.


5. Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara


Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari.

Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale - gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak.

Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia.

Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari.

Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.


6. Pengindelan Danau Tasikardi, Banten : Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air


Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan.

Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas.

Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran. Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm.

Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai.

Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan. Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu.

Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang.


7. Karinding: Teknologi pengusir hama dengan gelombang suara


Ternyata nenek moyang dan leluhur kita mempunyai suatu alat musik tiup tradisional yang berfungsi sebagai hiburan sekaligus pengusir hama.

Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul).

Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan menghasilkan bunyi yang khas.

Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian. Suara yang dihasilkan oleh karinding ternyata menghasilkan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian.

Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.

Kecanggihan Karinding sebagai bukti bahwa nenek moyang kita sejak dulu sudah mampu menciptakan alat yang menghasilkan gelombang suara. Ini adalah alat mengusir hama yang aman bagi lingkungan. Dibutuhkan perhitungan yang teliti untuk menciptakan alat musik seperti itu.


8. Rumah Gadang: Arsitektur Rumah Aman Gempa


Para nenek moyang orang Minang ternyata berpikiran futuristik alias jauh maju melampaui zamannya dalam membangun rumah. Konstruksi rumah gadang ternyata telah dirancang untuk menahan gempuran gempa bumi.

Rumah gadang di Sumatera Barat membuktikan ketangguhan rekayasa konstruksi yang memiliki daya lentur dan soliditas saat terjadi guncangan gempa hingga berkekuatan di atas 8 skala richter.

Bentuk rumah gadang membuat Rumah Gadang tetap stabil menerima guncangan dari bumi. Getaran yang datang dari tanah terhadap bangunan terdistribusi ke semua bangunan.

Rumah gadang tidak menggunakan paku sebagai pengikat, tetapi berupa pasak sebagai sambungan membuat bangunan memiliki sifat sangat lentur.

Selain itu kaki atau tiang bangunan bagian bawah tidak pernah menyentuh bumi atau tanah. Tapak tiang dialas dengan batu sandi.

Batu ini berfungsi sebagai peredam getaran gelombang dari tanah, sehingga tidak mempengaruhi bangunan di atasnya. Kalau ada getaran gempa bumi, Rumah Gadang hanya akan berayun atau bergoyang mengikuti gelombang yang ditimbulkan getaran tersebut

Darmansyah, ahli konstruksi dari Lembaga Penanggulangan Bencana Alam, Sumatera Barat menyebutkan, dari sisi ilmu konstruksi bangunan rumah gadang jauh lebih maju setidaknya 300 tahun dibanding konstruksi yang ada di dunia pada zamannya.


9. Tempe: Pemanfaatan bioteknologi untuk makanan


Tempe merupakan hasil bioteknologi sederhana khas Indonesia. Nenek moyang bangsa Indonesia telah menggunakan Rhizopus untuk membuat tempe dari kedelai. Semua ini adalah penggunaan mikroba atau mikroorganisme pada tingkat sel untuk tujuan pangan.

Sebenarnya mengolah kedelai dengan ragi juga dilakukan di negara lain seperti China, Jepang, India, dll. Tetapi yang menggunakan Rhizopus hanya di Indonesia saja. Jadi kemampuan membuat tempe kedelai adalah penemuan orang Indonesia.

Tempe sudah dikenal sejak berabad-abad lalu di Nusantara. Dalam bab 3 dan bab 12 manuskrip Serat Centhini dengan seting Jawa abad ke-16 telah ditemukan kata "tempe".

Kini, tempe sudah merambah manca negara, tidak saja karena rasa dan aromanya, namun juga karena kandungan gizinya. Penemuan tempe adalah sumbangan nenek moyang kita pada seni masak dunia.


10. Pranata Mangsa: Sistem penanggalan musim bukti kepandaian ilmu astronomi nenek moyang kita


Seperti kebudayaan-kebudayaan lain di dunia, masyarakat asli Indonesia sudah sejak lama menaruh perhatian pada langit. Pengamatan langit digunakan dalam pertanian dan pelayaran.

Dalam masyarakat Jawa dikenal pranatamangsa, yaitu peramalan musim berdasarkan gejala-gejala alam, dan umumnya berhubungan dengan tata letak bintang di langit.

Menurut Daldjoeni di bukunya "Penanggalan Pertanian Jawa Pranata Mangsa", Pranata Mangsa tergolong penemuan brilian. Kompleksitasnya tak kalah bobot dari sistem penanggalan yang ditemukan bangsa Mesir Kuno, China, Maya, dan Burma. Lebih-lebih jika dibandingkan dengan model Farming Almanac ala Amerika, Pranata Mangsa jauh lebih maju.

Meskipun teknologi sudah semakin canggih seperti sekarang ini, penerapan perhitungan pranata mangsa masih relevan. Hal itu dikarenakan nenek moyang kita dulu mempelajari gejala-gejala alam seperti musim hujan/kemarau, musim tanaman berbunga/berbuah, posisi rasi bintang, pengaruh bulan purnama, dan sebagainya. Dengan mempelajari gejala-gejala alam tersebut nenek moyang kita dapat lebih menghargai kelestarian alam.

Sebenarnya masih banyak teknologi-teknologi yang digunakan nenek moyang kita yang tidak dituliskan disini.

Dari penemuan-penemuan itu sebenarnya sejak dulu bangsa Indonesia sudah mampu menguasai teknologi canggih di zamannya maka tidak pantas lah bila kita menyombongkan diri sebagai generasi sekarang bila kita tidak menghargai dan mengapresiasi leluhur kita.

Nenek moyang kita telah berhasil membangun candi-candi yang sangat indah arsitekturnya dan bertahan ratusan tahun.

Nenek moyang kita juga membangun armada laut yang telah mengarungi samudra luas.

Nenek moyang kita juga telah menemukan benda-benda yang tebilang sederhana tapi banyak manfaatnya.

Itu semua bukti bahwa nenek moyang kita sangat cerdas. Penjajahlah yang telah membuat kita lemah dan kurang percaya diri. Karena itu, setelah menjadi bangsa yang merdeka kita harus dapat bangkit kembali untuk mensejajarkan diri dengan bangsa lain yang telah maju.


Sumber

NASA Akan Hadirkan Pom Bensin di Luar Angkasa

Penjelajah luar angkasa yang perlu mengisi ulang tangki bahan bakarnya saat dalam perjalanan ke Bulan atau ke Mars dalam waktu dekat akan dapat mampir ke stasiun pengisian bahan bakar di orbit.

Dikabarkan, NASA menyediakan tender senilai US$200 juta atau sekitar Rp1,7 triliun bagi yang mampu menunjukkan bagaimana menyimpan dan mentransfer bahan-bakar roket di luar angkasa.


http://thebsreport.files.wordpress.com/2010/06/iss3.jpg

Ide untuk membuka pom bensin di luar angkasa sendiri telah lama berkembang. Sebagai contoh, sebuah perusahaan asal Kanada tengah bersiap untuk meluncurkan stasiun pengisian bahan bakar di tahun 2015 mendatang.

Namun pada proposalnya, NASA menginginkan sesuatu yang lebih dari sekadar mengisi ulang pesawat ruang angkasa di orbit Bumi.

Dikutip dari Innovation News Daily, 23 Mei 2011, NASA ingin secara khusus memanfaatkan oksigen dan hidrogen cair yang biasa digunakan untuk memasok daya bagi mesin pesawat ruang angkasa dan beberapa roket komersial.

Proposal yang ditawarkan mencari perusahaan yang mampu menyediakan penyimpanan ‘zero-boil off’ oksigen cair dan setidaknya penyimpanan ‘minimal boil-off’ hidrogen cair.

Sebagai gambaran, hidrogen cair membutuhkan penyimpanan dengan suhu minus 218 derajat Celcius. Zat itu perlu dilindungi dari sumber panas eksternal seperti Matahari atau panas buangan mesin roket untuk mencegah terjadi pemuaian atau menyebabkan ledakan tangki penyimpanan.

http://dontbesquare.com/wp-content/uploads/2011/04/boeing-space-gas-station.jpg

Perusahaan yang berminat untuk menyambut tantangan NASA juga harus mampu menunjukkan bagaimana zat cair ini ditransfer dalam lingkungan dengan gravitasi minimal di orbit Bumi.

Meski proposal yang diajukan mencapai nilai sebesar USD 200 juta, badan antariksa Amerika Serikat itu akan mempertimbangkan misi yang nilainya mencapai USD 300 juta.

Syaratnya, biaya tambahan itu menawarkan berbagai kelebihan penting. Sebaliknya, NASA juga mempertimbangkan proposal senilai di bawah USD 200 juta asalkan mampu memenuhi kebutuhan.

Partner NASA yang berhasil menyediakan teknologi untuk menghadirkan pom bensin di luar angkasa sendiri akan mendapatkan keuntungan dari digelarnya stasiun pengisian bahan bakar tersebut.

Sebagai informasi, saat ini, NASA juga bekerjasama dengan sebuah perusahaan roket swasta asal Amerika Serikat, Space Exploration Technologies Corp (SpaceX). Mereka dikontrak untuk mengantarkan astronot dan kargo ke International Space Station. Namun tidak untuk mengantarkan manusia ke Bulan dan Mars.


Sumber

8 Robot Pemusnah Manusia

Kenal dengan robot bukan? ya, teknologi ini menjadi semakin marak dewasa ini, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Banyak dampak positif yang kita dapatkan dengan adanya teknologi ini. Kehidupan manusia menjadi lebih dimudahkan dengan adanya sebuah alat bantu yang bernama robot.

Robot, semakin hari menjadi semakin canggih dan lebih canggih lagi. Kreatifitas para ilmuwan yang menjadikan mereka begitu hebat. Banyak tugas - tugas penting dan berbahaya apabila dilakukan oleh manusia, kini digantikan dengan teknologi ini. Teknologi robotic juga sangat membantu dalam dunia kedokteran, penelitian luar angkasa, hingga ke dunia militer.

Yang menjadi menakutkan bagi kita adalah, ketika robot - robot canggih yang sudah demikian hebatnya itu, jatuh ke tangan orang yang salah. Bukan menjadi manfaat bagi manusia, bisa jadi robot - robot inilah yang akan 'mengakhiri' peradaban manusia.

Hollywood telah beberapa kali memberikan penggambaran kepada kita bagaimana sebuah robot dapat mengalahkan manusia. Tentunya, hal ini mendapat tentangan keras dari para ilmuwan. Robot adalah ciptaan manusia, bagaimanapun mereka tidak akan melebihi kita, demikian dalih para ilmuwan yang terus mengembangkan teknologi robotic.

Mungkin sedikit berlebihan, apabila cara pandang Hollywood mempengaruhi sedikit pemikiran saya tentang robot. Tapi, tidak ada salahnya anda ikut mencermati perkembangan teknologi canggih ini dan menganalisa apa yang menjadi kekhawatiran saya dan kekhawatiran Hollywood.

Berikut adalah beberapa robot yang menjadikan kita berpikir ulang, apakah mungkin robot dapat menggantikan posisi manusia sebagai penguasa dunia kelak? Silahkan simak beberapa robot yang 'mengerikan' ini..

RoboDog
Namanya adalah Robodog. Robot ini merupakan senjata militer yang sangat mematikan. Memiliki julukan sebagai "the most advanced rough-terrain robot in the world" ini mampu menjelajah berbagai medan dan bahkan memanjat pohon. Jangan pernah berpikir untuk melarikan diri ketika berhadapan dengan robot berkaki empat ini, anda tidak akan bisa lolos darinya. Apabila jatuh ke tangan teroris, bayangkan apa yang terjadi? Siap menghadapi The Big Dog?

FemBot
'Perempuan' cantik ini bernama HRP4-C. Lebih dikenal dengan Fembot. Dibekali dengan kemampuannya untuk berperilaku seperti seorang wanita, FemBot bisa menjadi sebuah senjata yang sangat berbahaya. Kemampuan gerakan elasticnya yang luar biasa, membuatnya layak untuk berjalan diatas catwalk dan berpose bersama dengan model - model cantik.

Pernah menonton film Austin Power? Nah, robot ini merupakan wujud nyata dari robot film tersebut. Apabila dibekali dengan senjata yang canggih, bukan tidak mungkin FemBot bisa menjadi sebuah senjata pemusnah yang sangat mematikan. Jangan tertipu oleh kecantikannya, robot ini juga bisa diprogram untuk berlaku kejam tanpa memiliki perasaan bersalah. Bersiaplah para playboy yang gemar mempermainkan wanita, robot ini dengan senang hati akan membiarkan anda mempermainkannya, sebelum akhrinya menghabisi anda...

Teacher Robot
Sebuah robot dari Jepang yang bernama SAYA, saat ini sudah menjadi pengganti guru di negeri Sakura tersebut. Robot yang diprogram dengan kurikulum sekolah dasar ini, telah menggantikan posisi guru dalam mengajarkan seluruh mata pelajaran. Dapat dibayangkan ketika suatu hari nanti seluruh guru digantikan oleh robot. Dengan mudahnya anak – anak usia dini akan mencerna semua kata – kata robot yang telah diprogram sebelumnya.

Tidak menjadi masalah ketika program yang di install pada robot tersebut sesuai dengan kurikulum, namun, ketika programnya terisi dengan program – program Brain Wash ala teroris, dapat dibayangkan nasib generasi kita mendatang. Didikan teroris sejak usia dini, kedengarannya mengerikan sekali bukan?

RoboChild
Child-Robot with Biomimetic Body disingkat dengan nama panggilan CB2 ini sekilas terlihat lucu dan menggemaskan. Robot yang sebelumnya diciptakan sebagai bahan penelitian untuk melihat prose tumbuh kembangnya seorang anak ini, dapat mengikuti sebanyak 56 gerakan otot. Ia pun memiliki 197 sensor di seluruh badannya yang bekerja seperti indra perasa pada manusia. Kamera yang diletakkan dimatanya pun mempunyai kemampuan untuk mengenali benda disekitarnya yang dalam bahasa manusia sering disebut sebagai mata.

Yang lebih hebat adalah, robot ini dapat berkembang selayaknya anak – anak yang tumbuh menjadi remaja, hingga akhirnya menjadi dewasa. Terpikirkah apa yang terjadi ketika robot ini mendapatan “pendidikan” yang buruk? Dengan kemampuan super yang dimilikinya, ia akan menjadi ‘Super Psikopat’ yang mengerikan.

AirJellies
Namanya adalah 'AirJellies'. Yup! sebuah robot ubur – ubur yang mampu melayang di udara. AirJellies memiliki kemampuan dan sifat yang sama dengan ubur – ubur yang kita jumpai di laut. Robot buatan Festo Automation Germany ini dapat melakukan gerakan yang terorganisir secara bersama – sama dalam satu kelompok dan menyerang targetnya. Mampukah marinir menghadapinya?

Robot Penguin
Bila anda berpikir bahwa gambar diatas adalah penguin, anda tidak dapat disalahkan. Robot penguin ini memang sangat mirip dengan penguin dalam segala hal. Perilaku, bentuk, dan suara yang sama.

Yang membedakan adalah ketahanan mereka yang lebih kuat dari penguin asli, kemampuan berenang yang lebih cepat, dapat bekerja secara berkelompok, dan yang lebih mengerikan adalah ketika mereka dibelali dengan senjata nuklir atau bio kimia yang dapat ditembakkan dari mulutnya....wuihh...radar yang canggih sekalipun akan sulit membedakan penguin yang asli dengan robot ini....hati - hati ketika bertemu dengan penguin, siapa tau dia adalah robot...

Army Robot
Robot Bomb Sniffer dan Lethal Robot Soldiers telah digunakan pada perang Irak. Bahkan Pihak Militer mengklaim sedang menciptakan robot seukuran serangga yang dapat digunakan dalam misi mata – mata. Para ilmuwan menyatakan bahwa robot – robot ini memiliki kemampuan akurasi dan militansi beratus kali lipat dari tentara biasa. Agaknya kita harus mengucapkan selamat tinggal kepada Rambo dan James Bond

Asimo
Robot yang dikenalkan oleh Honda sebagai ‘sahabat’ manusia ini, telah berkembang sangat pesat dari model awalnya. Asimo yang baru sudah dapat berjoget, membuatkan teh, bahkan mampu untuk menjadi konduktor sebuah symphony.

Pada awalnya, Asimo diciptakan untuk membantu mempermudah manusia dalam menyelesaikan pekerjaan sehari – hari. Tapi ketika para ilmuwan berencana untuk mengaplikasikan teknologi baru yang disebut sebagai “wirelessly relaying brain waves “ Asimo telah berubah menjadi sebuah 'monster' yang mengerikan. Kenapa? jangan bingung, teknologi baru yang diaplikasikan kepada ASIMO ini ‘hanya’ mampu membaca pikiran anda...


sumber